08
Nov
10

dasar penentuan runner gate system pada HPDC

kalau mendengar runner gate system, saya yakin banyak teman-teman yang berkecimpung di design dies pasti banyak yang berkerut keningnya. karena terlintas bayangan betapa sulitnya menentukan runner gate ini, baik dimensi dan arah penentuannya. sekalipun pengalaman sedemikian banyak, tetapi tetap saja runner gate ini merupakan hal yang sulit untuk ditentukan. tidak mudah memang. dan ini perlu dipelajari dan dipelajari terus menerus baik secara teori maupun praktek di lapangannya.

secara teori yang saya ketahui, penentuan runner gate itu ditentukan oleh :

  1. jarak yang akan ditempuh oleh aluminium cair.
  2. kecepatan masuk aluminium cair yang diinginkan.
  3. pressure injection (parameter) yang diperhitungkan.
  4. arah pengisian ke cavity yang diharapkan.

yang kesemuanya itu, menuju ke satu kondisi, yaitu Continue reading ‘dasar penentuan runner gate system pada HPDC’

04
Nov
10

sekilas tentang common gravity die casting

setelah HPDC, sekarang saya ingin mengangkat tema GDC atau gravity die casting. bukannya saya tidak bahas ke HPDC lagi… tidak. ini hanya selingan saja. mengingat blog ini sudah lama tidak “bertelor” :) daripada banyak beralasan sibuk lah atau apa lah… lebih baik saya share ilmu lain yang saya tahu. betul… betul… betul…? sekalian menabung buat kehidupan akhirat nanti.

GDC merupakan proses pengecoran tertua yang ada. wajar, karena dari pertama kali ditemukan, proses pengecoran yang dilakukan masih sebatas gravity atau mengandalkan gaya gravitasi bumi saja.

secara logika, teori dan prakteknya pun, semua benda cair akan selalu mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. disinilah asal muasal pemakaian istilah gravity die casting.

adapun bentukan produk hasil pengecorannya terdiri dari

  • sprue, merupakan jalur masuknya aluminium cair yang dituang ke dalam cetakan, mengisi rongga yang ada di dalam cavity.
  • part casting, merupakan hasil produk pengecoran yang masih “kasar” dalam artian masih membutuhkan proses lanjutan untuk memperoleh part finish good.
  • feeder, merupakan jalur akhir pembuangan aluminium tetapi mempunyai fungsi utama sebagai “feeder” atau pemberi suplay aluminium cair ketika aluminium pembentuk part casting mulai menyusut atau berubah solid. Continue reading ‘sekilas tentang common gravity die casting’
28
Sep
10

perhitungan injection parameter HPDC (bagian 2)

meneruskan artikel sebelumnya tentang cara perhitungan parameter HPDC, maka silahkan klik link berikut yang menunjukkan cara perhitungan injection parameter secara detail.

file ini yang saya buat dalam format *.pdf dan merupakan rumus dasar dalam perhitungan injection parameter HPDC, dimana parameter yang dihasilkan dapat digunakan sebagai acuan untuk trial inject atau untuk simulasi injection dengan software simulasi. Continue reading ‘perhitungan injection parameter HPDC (bagian 2)’




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.